Statistik sewa jangka pendek Asia Tenggara 2026, lengkap sumber
Kunjungan wisman, negara asal tamu, dan okupansi serta ADR Airbnb 2025 di Bali, Jakarta, dan negara tetangga, setiap angka dengan periode dan sumbernya.

Statistik sewa jangka pendek Asia Tenggara sering dikutip tanpa tanggal dan tanpa sumber. Artikel ini sengaja berbeda. Setiap angka menyebut siapa yang memublikasikannya, periode yang dicakup, dan tautan ke halaman aslinya. Kalau kami tidak menemukan sumber yang bisa dicek, angkanya kami tinggalkan, bukan ditebak.
Semua angka dicek ulang pada Oktober 2026. Kami mulai dari Indonesia dan Bali: kunjungan wisman, negara asal tamu, dan kinerja sewa jangka pendek di Bali, Jakarta, dan Lombok. Setelah itu ada perbandingan dengan Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Bagian terakhir justru yang paling penting: bagaimana pemilik villa membaca angka-angka ini, dan apa yang perlu diubah di kalender Anda sendiri.
Dua catatan sebelum membaca tabel
Setiap negara menghitung tamu dengan cara berbeda. BPS mencatat kunjungan, sedangkan Vietnam dan Thailand mencatat kedatangan. Angka utama Malaysia termasuk pelancong yang tidak menginap, seperti dijelaskan The Star. Bandingkan tren di dalam satu negara, bukan total antarnegara.
Setiap penyedia data memakai sampel listing yang berbeda. Okupansi dan tarif rata-rata per malam (ADR) dari satu penyedia tidak akan sama dengan penyedia lain. Semua angka sewa di artikel ini berasal dari satu sumber, Airbtics, yang melacak listing Airbnb. Jadi angka-angka ini bisa dibandingkan satu sama lain, tetapi jangan dicampur dengan data penyedia lain.
Kunjungan wisman ke Indonesia dan Bali, 2024 sampai 2026
| Statistik | Angka | Periode | Sumber |
| Kunjungan wisman ke Indonesia | 13.902.420 (+19,05%) | 2024 | BPS via GoodStats |
| Kunjungan wisman ke Indonesia | 15,39 juta (+10,8%) | 2025 | BPS via Bisnis.com |
| Kunjungan wisman ke Indonesia | 10,58 juta (+5,38%) | Jan–Agu 2026 | BPS via ANTARA |
| Wisman langsung ke Bali | 6.948.754 (+9,72%) | 2025 | BPS Bali via ANTARA |
| Wisman langsung ke Bali | 3.900.965 (−1,98%) | Jan–Jul 2026 | BPS Bali via ANTARA Bali |
| Wisman ke Bali | 697.809 (+0,10%) | Jul 2026 | ANTARA Bali |
| TPK hotel bintang di Bali | 67,29% | Jul 2026 | ANTARA Bali |
Polanya menarik. Indonesia secara keseluruhan masih tumbuh di 2026, tetapi Bali selama Januari sampai Juli sedikit di bawah tahun lalu. Menurut ANTARA Bali, Juli 2026 adalah bulan pertama Bali kembali naik secara tahunan.
Dari mana tamu datang
| Statistik | Angka | Periode | Sumber |
| Indonesia: Malaysia / Australia / Singapura | 17,2% / 11,4% / 9,9% dari kunjungan | 2025 | BPS via Bisnis.com |
| Indonesia: Malaysia / Australia / Tiongkok | 18,52% / 10,75% / 10,16% | Agu 2026 | BPS via ANTARA |
| Bali: Australia / India / Tiongkok | 1,63 juta / ±569.260 / ±537.380 | 2025 | ANTARA |
| Bali: Korea Selatan / Inggris / Prancis / AS | 346.680 / 317.520 / 279.120 / 274.610 | 2025 | ANTARA |
| Bali: porsi Australia | 174.539 (25,01%) | Jul 2026 | ANTARA Bali |
Untuk Indonesia secara nasional, Malaysia paling banyak. Untuk Bali, Australia jauh di depan, dengan India dan Tiongkok di urutan berikutnya. Villa di Canggu atau Uluwatu menghadapi campuran tamu yang sangat berbeda dengan homestay di Yogyakarta.

Kinerja sewa jangka pendek di Indonesia tahun 2025
Angka berikut dari laporan pasar Indonesia 2025 Airbtics, terbit 22 Januari 2026. Perubahan pendapatan dan pasokan dibandingkan tahun sebelumnya.
| Pasar | Okupansi / ADR | Pendapatan / pasokan | Sumber |
| Indonesia (nasional) | 47,57% / Rp832.805 | −0,76% / +32,91% | Airbtics |
| Bali | 64,0% / Rp1.477.708 | −10,94% / +8.919 listing (+29,4%) | Airbtics |
| Jakarta | 51,0% / Rp617.064 | +0,71% / +846 listing (+29,6%) | Airbtics |
| Lombok Selatan | 64,0% / tidak dicantumkan | +9,1% / +42,66% | Airbtics |
Inilah angka yang paling penting untuk host Bali. Wisman ke Bali naik hampir 10% pada 2025, tetapi pendapatan per listing turun hampir 11%. Penyebabnya, hampir 9.000 listing baru ikut berbagi permintaan yang sama.
Statistik sewa jangka pendek Asia Tenggara: perbandingan negara tetangga
| Statistik | Angka | Periode | Sumber |
| Vietnam, kedatangan internasional | hampir 21,2 juta (+20,4%) | 2025 | NSO Vietnam |
| Vietnam, kedatangan internasional | sekitar 17,7 juta (+14,5%) | Jan–Sep 2026 | VietnamPlus |
| Thailand, wisman | 32.974.321 | 2025 | Kementerian Pariwisata Thailand via Nation Thailand |
| Thailand, wisman | 20.935.135 (−3,08%) | Jan–Agu 2026 | Nation Thailand |
| Malaysia, kedatangan internasional | 21,12 juta (+2,5%) | Jan–Jun 2026 | The Star |
| Da Nang (Airbtics): okupansi / ADR | 64,0% / VND1.013.800 | 2025 | Airbtics Vietnam |
| Phuket (Airbtics): okupansi / ADR | 65,0% / THB3.001 | 2025 | Airbtics Thailand |
| Kuala Lumpur (Airbtics): okupansi / ADR | 59,0% / RM232 | 2025 | Airbtics Malaysia |
Okupansi Bali menurut Airbtics setara Da Nang dan sedikit di bawah Phuket. Bedanya, pendapatan per listing di Da Nang (+24,12%) dan Phuket (+22,10%) naik pada 2025, sedangkan di Bali turun.

Apa artinya untuk host villa
Pasokan adalah cerita utama 2025. Di setiap pasar nasional yang dicakup Airbtics, jumlah listing naik sekitar 25% sampai 43% dalam setahun. Kalau tamu tumbuh lebih lambat dari rumah baru, pendapatan per unit tertekan, seperti yang terjadi di Bali.
Negara asal tamu bisa bergeser dalam setahun. Porsi Australia di Bali besar, tetapi tamu India dan Tiongkok sudah ratusan ribu. Listing yang hanya ditulis untuk satu kelompok tamu bisa tertinggal.
Tidak ada angka publik yang bisa dipercaya untuk pangsa booking per OTA. Kami tidak menemukan sumber primer untuk persentase booking sewa jangka pendek per channel di Asia Tenggara, jadi kami tidak mengutipnya. Hati-hati dengan angka tanpa tautan.
Cara memakai statistik ini untuk villa Anda
Step 1
Pilih satu penyedia data dan konsisten
Bandingkan okupansi dan ADR Anda dengan angka satu penyedia untuk area Anda, setiap kuartal. Mencampur sumber menghasilkan selisih yang sebenarnya tidak ada.
Step 2
Hitung malam dengan cara yang sama
Jangan masukkan malam yang dipakai pemilik atau malam yang diblokir untuk perbaikan ke dalam okupansi. Kalau dimasukkan, angka Anda tidak akan sebanding dengan angka pasar.
Step 3
Sesuaikan listing dengan pasar yang tumbuh
Kalau tamu India atau Tiongkok bertambah di area Anda, cek apakah foto, aturan rumah, dan balasan pesan Anda cocok untuk mereka.
Step 4
Jangan hanya bersaing lewat harga
Listing baru biasanya masuk dengan harga rendah. Ulasan bagus, balasan cepat, dan kalender yang selalu benar lebih tahan lama daripada diskon tambahan.
Step 5
Cek ulang setelah angka tahunan terbit
BPS merilis angka setahun penuh di awal Februari. Pasang pengingat untuk memperbarui rencana harga sebelum musim Lebaran dan liburan sekolah.
Kalau Anda berjualan di beberapa OTA, penting juga tahu berapa yang dipotong tiap platform; baca komisi Airbnb vs Booking.com untuk host.
Peran Santara AI saat pasokan terus naik
Santara AI tidak memublikasikan statistik pasar dan tidak membandingkan listing Anda dengan pasar. Yang dikerjakan Santara AI adalah sisi operasional, yang makin penting di pasar yang ramai.
Setiap kamar punya satu kalender, dan hingga 54 channel yang terhubung mengambil data dari kalender itu, termasuk Airbnb, Booking.com, Agoda, Traveloka, Tiket.com, Expedia, dan Trip.com. Booking, perubahan, dan pembatalan dari semua channel masuk ke kalender yang sama, sehingga booking di satu channel mengurangi ketersediaan di channel lain. Mesin aturan smart pricing bisa mengatur harga untuk musim, akhir pekan, last-minute, dan malam kosong, dan harga yang Anda ubah manual tidak ditimpa oleh aturan. Pesan tamu dari Airbnb, Booking.com, dan Expedia masuk ke satu kotak masuk, dengan draf balasan dari AI yang baru terkirim setelah Anda menekan Kirim.
Yang tidak dilakukan Santara AI
Santara AI tidak mengimpor data pasar dari Airbtics atau penyedia lain, dan tidak menghitung okupansi pasar. Santara AI juga tidak mengatur harga berbeda per channel.
FAQ
Berapa jumlah wisman ke Bali tahun 2025?
Menurut BPS Bali, 6.948.754 kunjungan wisman langsung, naik 9,72% dari 2024. Australia menjadi pasar terbesar dengan 1,63 juta.
Berapa okupansi rata-rata Airbnb di Bali?
Airbtics mencatat okupansi 64,0% dan ADR Rp1.477.708 untuk Bali pada 2025, dengan pendapatan per listing turun 10,94% karena ada 8.919 listing baru.
Apakah bisnis villa di Bali masih menguntungkan?
Statistik tidak bisa menjawab untuk villa Anda. Okupansi Bali tergolong tinggi, tetapi pendapatan per listing turun di 2025 karena pasokan naik. Hasilnya bergantung pada lokasi, harga, dan ulasan.
Berapa kunjungan wisman ke Indonesia tahun 2026?
BPS mencatat 10,58 juta kunjungan pada Januari sampai Agustus 2026, naik 5,38% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Baca juga
- Software manajemen villa dan homestay terbaik 2026
- Sinkronkan harga dan minimum menginap di musim ramai
- Website villa multi-bahasa untuk tamu mancanegara
3 bulan pertama gratis.
Gabung Gratis

